Life Flowers


Child Or Kid in Javanese Tradition
November 23, 2007, 3:58 am
Filed under: Hello World, Java

          In Javanese tradition we find manythings that details, sakral/pure and mistical. They all become culture heritage for Java (Yogyakarta and Solo specially). In Javanese tradition if many parents have some children with kinds such as below, they must be do a ceremony, is named ruwatan. They must take a bath with rose, jasmine flower and 5 kinds of colours again (seven colours flowers or a park flower). But they can’t do it themself, they need a man who know other world that can’t be looked by our eyes, but just with eyes of mind and heart (is like six sense). In ruwatan tradition they also include wayang shows. So, the ruwatan tradition are held together puppet shows.

ruwat.jpg

(more…)



Ring Road Utara 2
November 21, 2007, 7:30 am
Filed under: Hello World, Java | Tags:

Ringroad meninggalkan banyak cerita bagi yang tinggal di sekitar sana. Dia membelah banyak kampung, sehingga membagi pula lingkungan sekitarnya.

andan.jpg nandan.jpg Gb. jembatan dan hutan Nandan. Konon jembatan tersebut sangat tidak aman, tempatnya sepi, banyak gali, tetapi dengan kemajuan teknologi penerangan, semakin padatnya lokasi tersebut, jalan terebut aman-aman saja.

Banyak permainan tradisional berhasil saya mainkan waktu itu. Permainan yang paling membuat saya menangis adalah sepak sekong. Permainan sepak sekong dimainkan sekelompok orang anak, lebih banyak lebih ramai. Setelah beberapa anak hompimpah (hompimpah alahiyong gambreng) dan pingsut, yang menang pingsut harus menendang bola sedangkan yang lain bisa siap-siap sembunyi terlebih dahulu. Konon pada zaman sebelum saya bila sembunyi ada yang sampai sejauh 2 kilometer. Kadang-kadang yang jaga bola suka membawa bolanya sambil mencari teman-temannya. Yang paling beruntung yang berhasil sembunyi tanpa bisa ditemukan teman-temannya. Biasanya kalau penjaga sudah tidak sanggup untuk menemukannya, terus si penjaga bilang, “thit” semuanya memanggil teman yang sembunyinya aman tadi. Kalau yang sering menjaga biasanya ada beberapa anak yang sengaja ingin ngongking agar yang jaga anak itu terus. Si anak yang jaga terus bisa curang dengan pulang ke rumah duluan, atau mungkin menangis karena sudah tidak tahan lagi tidak pernah dapat giliran untuk bersembunyi. Untuk menyiasatinya agar tidak ada kongking-kongkingan, setiap lima ronde permainan, permainan dimulai dari awal untuk mencari penjaga berikutnya, atau dengan renteng pete.

 

(more…)