Posted by: ekosuryanti | August 12, 2007

Dialog Budaya dan Gelar Seni Seri-2: “Yogya Untuk Semesta”

“Sadumuk Bathuk, Sanyari Bumi: Semangat Nasionalisme Indonesia Masakini”

Pada Dialog Budaya & Gelar Seni Seri-1 dalam Babad Giyanti, tertangkap ucapan Pangeran Mangkubumi: “Sadumuk bathuk, sanyari bumi, den lakoni taker pati, pecahing dada wutahing ludira” dalam dialognya dengan Sri Susuhunan Paku Buwono II. Ungkapan tersebut sebenarnya secara tersirat ingin menegaskan bahwa kehormatan atau harga diri dan tanah (air) bagi orang Jawa merupakan sesuatu yang sangat penting. Bahkan orang pun sanggup membelanya dengan taruhan nyawa. Sentuhan di dahi oleh orang lain bagi orang Jawa dapat dianggap sebagai penghinaan. Demikian pula penyerobotan atas kepemilikan tanah walaupun luasnya hanya selebar satu jari tangan pun. TriSakti Jiwa Proklamasi

 

Khusus dalam topik ini yang dituju adalah aktualisasinya pada semangat ……………. Selengkapnya di HD_Yogya Semesta tributed by Mr. Hary Dendi


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: