Posted by: ekosuryanti | August 18, 2007

Kuatkan Ketahanan Budaya

Realita historis telah membuktikan kesemestaan Yogyakarta bagi dunia, sehingga menjadikan kebudayaan Yogyakarta bukanlah kebudayaan Yogyakarta yang berdiri sendiri di negerinya, tetapi merupakan ramuan dari berbagai kebudayaan yang telah di-harmonisasi-kan ke dalam seluruh aspek kehidupan berbudaya di Yogyakarta. Yogyakarta, negeri yang di-design awal oleh ahli tata ruang dan ahli starategi perang, P. Mangkubumi ini telah meramu unsur-unsur budaya lain, yang kemudian dimanifestasikan dalam bentuk seni pertunjukan, seni rupa, bahasa, seni suara, seni sastra, adat istiadat, filosofi, seni bangunan, dan sebagainya.

Kontribusi Yogyakarta bagi semesta dapat dibuktikan dengan banyaknya atribut yang sengaja disematkan oleh para pecintanya, sebagai kota budaya, kota pendidikan, kota pariwisata, kota toleransi beragama. Yogyakarta merupakan “Taman Dunia” yang diumpamakan sebagai Kawah Candradimuka bagi banyak persona baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Di situs inilah berjumpa banyak pelajar dan mahasiswa dari seluruh penjuru dunia, juga wisatawan baik dari daerah lain maupun wisatawan mancanegara, antara lain : dari benua Asia, Australia, Amerika, Eropa dan Afrika. Mereka telah memboyong muatan budaya dari daerah dan negara asalnya. Oleh karenanya kontak budaya selalu terjadi, sehingga terjadilah imitasi dan akulturasi…………………..budaya lokal bersaing dengan budaya asing selengkapnya


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: