Posted by: ekosuryanti | October 4, 2007

Dae Jang Geum, Serial TV yang Layak Ditonton

sumber : http://en.wikipedia.org

Dae Jang Geum yang pernah diputar di stasiun TV Indosiar, merupakan sebuah serial TV yang diproduksi pada tahun 2003 oleh MBC TV di Korea Selatan. dae jang geum lebih dikenal dengan “The Great of Jang Geum” atau Jewel in The Palace”.

Serial tersebut merupakan kisah legendaris yang diambil dari sejarah Dinasti Chosun (Joseon), dengan tokoh utama Jang Geum (dimainkan Jo Jung Eun (kecil) dan Lee Young Ae). Film ini pernah mengantarkan lee Young ae sebagai artis terbaik dalam Festival Film Asia di Italia. Ternyata penggemar film ini sangat luas tidak hanya lingkup Asia Tenggara. Dalam film tersebut Nona Lee menjadi dokter kerajaan yang pertama di dalam Dinasti Joseon di Korea. Penulisnya seorang penulis perempuan di Korea yang bernama Yeong-hyeon Kim. Kisahnya dilatarbelakangi oleh sejarah dan budaya, termasuk di dalamnya kuliner dan ilmu pengobatan.

 

Cerita ini diawali dengan kasus konspirasi pembunuhan terhadap anggota kekaisaran Korea yang dituduhkan kepada Ibu dan Bapaknya Dae Jang Geum, Myeong-He Park dan Cheon-Soo Seo. Akhirnya mereka terusir dari kehidupan istana. Di dalam pelarian itu mereka melahirkan seorang putri yang akan membawa nama harum keluarga, Dae Jang Geum. Jang Geum kecil sudah pandai membaca dan menulis, bahkan tahu dasar-dasar pengobatan dan masak memasak, karena Ibunya merupakan dayang istana yang selevel dengan Dayang Kepala.

Kebahagiaan hidup Dae Jang Geum mulai terusik karena ada beberapa mata-mata Kekaisaran yang memergoki mereka. Dae Jang Geum yang cerdas tidak tahan dihina oleh lingkungannya sehingga dia menceritakan jatidiri orangtuanya kepada orang banyak, sampai akhirnya mereka dikejar-kejar. Ayahnya tertangkap ketika menonton pertandingan gulat, sedangkan Ibunya meninggal terkena anak panah yang dilepas oleh pengikut Nyonya Choi.

 

Sebelum Ibunya meninggal, dia sempat berpesan melalui sepucuk surat yang bunyinya menyatakan bahwa Dae Jang Geum harus menjadi dayang istana, harus menuliskan kisah kematian Bapak Ibunya pada dokumen-dokumen kerajaan.

aslijanggeum.jpg

 

Dae Jang Geum menyusup ke kota. Dia diangkat anak oleh salah satu keluarga di kota. Kebetulan keluarga tersebut menjadi pemasok tuak ke istana. Ketika Jang Geum mengantarkan anggur ke pangeran, Jang Geum memohon agar diangkat menjadi dayang istana. Walaupun dilarang oleh Dayang senior, Pangeran mengabulkan permohonan Dae Jang Geum. Dae Jang Geum mendapatkan perlakuan diskriminatif walaupun dia sesungguhnya anak yang sangat berbakat. Untunglah dia di sana mendapat naungan dari Lady Han dan Lady Jung.

Setelah tumbuh menjadi gadis persaingannya dengan Keum Young semakin menyolok. Sungguhpun pun demikian dae jang Geum tetap setulus hati berbaik sangka kepada Keum Young. Keum Young pernah menghilangkan ayam emas milik raja yang akan disembelih untuk simbol kejayaan sebuah kerajaan. Keum Young tidak berani berterus terang karena takut, dan dae Jang Geum pun bersedia menolongnya. Dayang Choi, bibinya Keum Young justru sering melakukan tindakan-tindakan yang mencelakakan Dae jang geum. Untunglah Dae Jang geum seorang gadis pintar dan tekun yang tiada pernah putus asa. Ketika Dae Jang geum dihukum dibuang ke Kebun istana menjadi budak di sana, dia justru bisa mengembangkan tanaman-tanaman yang bisa menghasilkan keuntungan ekonomis bagi kerajaan.

Oleh karena jasa-jasa Dae Jang Geum, dia ditarik kembali oleh Lady Jung dan Lady Han ke istana. Mereka berdua sangat khawatir dengan keadaan Dae jang Geum, sementara itu Lady Choi tidak mau menghentikan langkah-langkahnya untuk mencari pengaruh di istana berkolaborasi dengan seorang Menteri.

dae-jang-geum-3.jpg dae-jang-geum-2.jpg

Setelah terbebas dari kebun istana, Dae Jang Geum masih dipercaya oleh Nyonya Han untuk menjadi asistennya, apalgi mengahadapi kompetensi masak nanti. Dae Jang geum diam-diam mencari catatan masak dari almarhumah Ibunya yang disimpan di ruang masak. sementara itu Lady Choi sedang menyiapkan jampi-jampi untuk meracun permaisuri agar tidak punya putra mahkota. Lady Choi mengira kalau Dae Jang geum tahu apa yang dilakukannya, padahal dia sedang mencari buku catatan Ibunya. Dae Jang Geum dihukum bersama-sama Keum Young. Keum Young selalu menuduhkan apa yang seharusnya ditujukan kepada Lady Choi, namun dialihkan ke Dae Jang Geum, sehingga Dae Jang Geum dikurung. Oleh karena Lady Jung membela Dae Jang Geum dia mendapat masalah dari Dayang Sekretaris kerajaan. Beliau dikucilkan dari pergaulan, tetapi baginya kebenaran tetap kebenaran, makanan tidak bisa dicampurkan dengan politik, tidak benar kalau makanan digunakan sebagai alat mencari pengaruh politik. Keyakinan itu dipegangnya sampai dia mati.

Kebebasan Dae Jang Geum bukan berarti tidak ada masalah lagi, ternyata Lady Choi tidak pernah berhenti, apalagi setelah tahu ternyata Dae Jang Geum adalah anak rivalnya yang telah dia bunuh. Kebetulan dia membaca sendiri wasiat dari Ibu Dae jang geum untuk Jang Geum. Kebebtulan Dae Jang Geum menjadi asisten dari rivalnya, Lady Han, sehingga semakin besarlah kebencian Lady Choi kepada keduanya. Lady Min sendiri tampak hanya dayang yang tidak bisa bersikap, perilakunya kurang kuat.

 


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: