Posted by: ekosuryanti | October 22, 2007

Dialog Budaya dan Gelar Seni “Yogya Semesta” Seri-5:

Merajut Budaya Yogya, Membangun Peradaban Baru Indonesia

“…..bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan…..”
[Bung Karno, “To Build the World a New”]
BAGAIMANA merekonstruksi peradaban baru Indonesia? Siapa yang harus merekonstruksi peradaban itu? Dua pertanyaan itu harus segera kita jawab. Kita tidak membutuhkan lagi bukti atau diskusi berbelit-belit guna menegaskan bahwa peradaban bangsa mulai rapuh. Setiap hari, media massa menyuguhkan aneka tragedi kerapuhan peradaban kita. Meminjam istilah dalam rubrik politika Budiarto Shambazy telah terjadi “gerhana nurani”.
Kini saatnya kita merekonstruksi peradaban bangsa Indonesia seturut sila kedua Pancasila, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Banyak pihak berpikir dan berusaha merekonstruksi peradaban baru Indonesia. Para pakar politik dan politikus berusaha merekonstruksi peradaban baru di bidang politik dengan reformasi politik. Sayang, reformasi “setengah hati” itu justru melahirkan kultur politik baru, yaitu kultur politik kekerasan. Kata-kata mutiara Bung Karno di depan Sidang Umum PBB pada 30 September 1960 yang dikutip di awal tulisan ini, tampaknya masih relevan dengan situasi bangsa saat ini yang lagi menghadapi potensi ancaman budaya kekerasan di berbagai bidang kehidupan……Lihat selengkapnya di HD_Yogya Semesta 5 Tributed by Mr Hary Dendi


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: